Wednesday, 28 October 2015

MUNGKINKAH DIA TUHAN?

MUNGKINKAH DIA TUHAN?


ada juga yang seakan mengetahui segalanya....
lebih memilih terus membenci daripada bertanya...
ada juga yang seakan pantas ditempatnya...
lebih memilih ketidak benarannya dan mengusir kebenaran...
ada juga yang tidak mau penjelasan...
tidak peduli apa yang dikatakan kebenaran dan terus meninggalkan..
seolah-olah dia TUHAN....

apa yang dia tuduhkan tidak lebih dari salah...
kebenaran hanya diam seolah tiada masalah...
kebenaran hanya membiarkannya mencari arah...
berharapkan suatu saat dia menghilangkan celah...

andaikan dia memberikan kesempatan...
kebeneran juga tidak akan diam dan ingin mengatakan...
ingin menjelaskan daripada terus disalahkan...
ingin meluruskan daripada tidak dipedulikan...
ingin menyempurnakan daripada dikatakan tidak punya perasaan...
tapi kenapa seolah-olah dia TUHAN...???

dia merasa benar dengan sebuah kesalahan...
dia merasa aman dengan pedihnya tuduhan...
dia merasa benar dengan menyalahkan...
dia merasa bahagia dengan salahnya pilihan...
dia merasa sempurna mencelah kebenaran...
seolah-olah dia TUHAN....

kebenaran sangat mencintainya...
dia bersikeras tidak mempercayainya...
kebanaran sangat menyayanginya...
dia bersikeras dengan kepilonannya....
kebanaran tidak ingin kehilangannya...
dan dia bersikeras ingin meninggalkanya....
tanpa mempedulikan kebenaran....
tanpa menginginkan penjelasan...
tanpa mengharapkan kebenaran..
dia tetap dengan sebuah pilihan kesalahan...
yang bisa dia tentukan sendiri seolah-olah dia TUHAN...

seolah-olah dia TUHAN...
seolah-olah dia TUHAN...
seolah-olah dia TUHAN..
sedangkan TUHAN tidak seolah-olah dia.....


Post a Comment