Saturday, 28 November 2015

SEDIHNYA ANGINKU

SEDIHNYA ANGINKU


mungkin kamu merasa tiada punya hari tua,
merasa paling rupawan diantara semua insan.
mungkin juga kamu lupa kamu juga akan terjual,
hingga kamu tidak mempedulikan orang yang kaya akan kasih sayang...
diketepikan, dibuat seolah-olah ianya leluconan...

kamu boleh terbang kemana saja dengan kekuatan sayapmu,
tapi ingat, bisakah kamu menghentikan dirimu seketika, ketika kamu dalam keadaan terbang?
melihat sejenak kebawah, ditempat yang sama, dan teriakkan bahwa kamu tidak akan menyesal..

dirimu yang kamu banggakan,
bisakah kamu pertahankan dalam waktu sebulan?
tidak berubah dan tetap kamu rasa yang teristimewa...
paras nan anggun yang kamu jadikan taruhan,
akankah akan tetap jadi taruhan...

dan sekarang...

apapun yang kamu lakukan aku hanya bisa melihat dibalik rerumputan..
yang kamu bicarakan aku hanya bisa mendengar dibalik gemuruh hujan...
dan menyampaikan bisikanku bersama angin untukmu...

biarlah kamu tidak merasa angin itu suaraku,
tidak masalah kamu tidak tau angin itu adalah tanganku,
merangkulmu, memelukmu, dan membuatmu gemetaran,
dan biarlah kamu membenci, menghindar dan menghalangi niat angin itu dengan selimutmu..
Post a Comment