Tuesday, 15 March 2016

KIAMAT MASIH BESOK

Jadi setelah waktu itu berlalu, saya coba luangkan masa dengan jiwaku sendiri.
Yang telah lama kupungkiri dengan keangkuhanku sendiri.
Saya coba taklukkan satu rasa yang menjanggal,
Kuyakinkan itu pastilah tercapai.

aku tuliskan di tepi pantai,
Agar cepat sirna dan usai.
Sengaja aku tidak menulis terlalu lekat,
Agar tiada luka yang pekat.

waktu, bukan waktu yang kita mau,
Tapi waktu yang telah ditentukan.
Bahagia, bukan bahagia yang kita tuju,
Tapi usaha yang sempurna bahagia itu.
Cinta, bukan cinta melainkan tuhan.
Tapi sebuah kesalahan yang kita agungkan.

matahari kan terbit lagi, kiamat masih besok.
Masih ada sekarang untuk melangkah seribu langkah.
Masih ada jutaan kata untuk berdo'a.
Jangan cepat menyerlah
Sebentar lagi masih ada anugerah.

Yogyakarta, 15 maret 2016

Moh Hasib


Post a Comment