Friday, 25 March 2016

RATAPAN SEMUT

RATAPAN SEMUT 🐜🐜🐜

Sadarkah engkau manusia?
Aku menggigitmu karna kau melakukan kesalahan,
Kesalahan yang bisa memisahkanku dengan keluargaku.
Aku yang sedang makan kau ganggu.
Aku yang sedang minum kau ganggu.
aku yang sedang tidur kau ganggu.

Walaupun aku makan dari makananmu,
aku tidak mengambil semuanya.
Apalagi sampai separuh, separuh dari seper-enamnya tidak sampai.
Lalu kenapa kau tega membunuhku?

sekarang,
aku beranikan diri untuk bertanya kepadamu.
dibalik diamnya jasadku.
dibalik hilangnya nafasku.
dan dibalik terbangnya jiwaku.

andaikan aku sebesar dirimu,
apa kau masih berani kepadaku?
jika aku mengajak seluruh ummat semut,
apa seluruh temanmu akan membantumu dalam membunuhku?
kenapa kau bisa percaya kepada hasutan temanmu tanpa kebenaran,
bahwa aku bisa membunuhmu?

kenapa kau tidak pernah mau berfikir dengan tindakanmu?
aku memakan makananmu yang tidak kau simpan dengan benar,
agar kau lebih hati-hati dalam tindakan sekecil apapun.
aku makan selalu berbondong-bondong dengan ummat semut.
itu agar kamu sadar,
bahwa kepedulian itu ada.
bahwa toleransi itu ada.
bahwa kebersamaan itu lebih indah.
bahwa kekompakan itu lebih selamat.
bahwa kenyang sendiri itu tak akan menjamin kebahagiaan.

dan aku meminum susumu,
agar kau berfikir,
bahwa setiap ada yang manis-manis,
disitulah ada aku.
dimana kau masih hidup, disitulah kau butuh cinta.

Yogyakarta, 24 Maret 2016

Post a Comment